Unggul Atas Persikaba Blora, Berikut Evaluasi Skuat Persipa Pati

Pati, ISKNEWS.COM - Laga uji coba Persipa melawan Persikaba Blora yang berlangsung di Stadion Joyokusumo Pati, Selasa (20-03-2018), berakhir dengan skor 1-0 untuk kesebelasan Persipa Pati. Gol tunggal Persipa diperoleh dari hadiah pinalti, yang dieksekusi dengan baik oleh Ragil Putut Widodo pada menit 75.

Meski menuai kemenangan, namun dari pertandingan tersebut terlihat sejumlah kelemahan tim Laskar Saridin, julukan Persipa Pati, yang harus segera dibenahi. Skuat Persipa yang berlaga di hadapan pendukungnya terlihat sedikit terbebani. Bahkan pada babak pertama, tim tamu, Persikaba Blora sempat menghajar habis-habisan barisan belakang tuan rumah. Beruntung lini pertahanan Persipa lumayan bisa diandalkan, sehingga bola tidak merepotkan penjaga gawang. Terhitung hanya sekali penjaga gawang Persipa melakukan aksi penyelamatan.

Aksi pemain Persipa Pati (kaos merah) saat laga uji coba dengan Persikaba Blora Di Stadion Joyokusumo, Selasa (20-03-2018).


Meski pada menit akhir babak pertama para pemain Persipa mampu mengobrak-abrik pertahanan lawan, namun penyelesaian akhir yang lemah dan kurang tenang, mereka gagal mencetak gol.

Dihubungi usai pertandingan, pelatih Persipa Pati, Slamet Riyadi membenarkan hal tersebut. Ia mengaku minimnya jam terbang para pemain muda menjadi salah satu faktor penyebab.

“Ini pertandingan resmi pertama kami, meski hanya ujicoba tapi tetap sulit. Terutama para pemain muda yang miskin jam terbang. Mereka seperti terbebani main di depan pendukung sendiri,” paparnya.

Slamet menambahkan, sejumlah kelemahan anak asuhannya akan segera dibenahi dan dimatangkan. Diantaranya memperkuat lini tengah yang dinilai kurang support saat melakukan tekanan terhadap lawan.

Aksi pemain Persipa Pati (kaos merah) saat laga uji coba dengan Persikaba Blora Di Stadion Joyokusumo, Selasa (20-03-2018).


“Lini tengah perlu kita kuatkan, sedangkan lini belakang kami nilai aman. Kami juga perlu mempertajam lini depan, karena kami evaluasi sepanjang permainan anak-anak masih kurang tenang,” paparnya.

Terkait dengan semangat anak asuhanya, Slamet mengaku sudah bagus. Akan tetapi stamina masih menjadi kelemahan hampir setiap pemain.

“Sisa waktu yang ada sebelum Kompetisi Liga 3 ini akan kami manfaatkan untuk pembenahan tim, terutama finishing touch –nya,” tegasnya lebih lanjut.

Dalam laga uji coba melawan Persikaba Blora, tim pelatih Persipa lebih memanfaatkan untuk mencari komposisi dan melihat kondisi anak asuhnya saat berlaga.

“Kami tidak mencari hasil akhir dari uji coba ini, tapi kami cari komposisi permain yang tepat. Tim ini kan dibentuk sangat singkat waktunya, jadi kami fokus membentuk team work dan kolektifitas pemain.” pungkas Slamet Riyadi. (IN/RM)

No comments

Powered by Blogger.