Pemdes Sari Mulyo Lirik Usaha Pembuatan Pakan Kelinci

LINTASPATI.ISKNEWS.COM, Lintas Pati - Pemerintahan Desa Sarimulyo Kecamatan Winong Kabupaten Pati lirik usaha pembuataan pakan klinci untuk di jadikan BUMDes.

Alasan pemerintahan Desa Sarimulyo melirik usaha pembuatan pakan klinci tersebut di dasari karena salah satu warganya mampu menciptakan pakan klinci dengan mutu dan kwalitas yang tak kalah dari buatan pabrik.

Kepala Desa Sarimulyo, Saroman, menuturkan usaha pembuatan pakan klinci yang sudah dirintis oleh salah satu warganya tersebut sangat berpotensi meyerap banyak tenaga kerja, kususnya pemuda. Pasalnya, selain ramah lingkungan mutu dan kwalitasnya pun sangat bagus.

"Informasi yang masuk ke saya, penjualan pakan klinci tersebut sudah merambah keluar Pulau jawa, maka dari itu Pemerintah Desa berencana akan menjadikan usaha pembutan pakan klinci untuk di masuk ke BUMDes." ujarnya, Kamis 01/03/2018.

Yang bersangkutan sendiri menyambut baik niatan Pemerintah Desa Sarimulyo prihal kerjasama yang telah kami tawarkan.

Saruman Kepala Desa Sarimulyo.

"Kemarin saya sudah ngomong langsung dengan pemilik usaha dan tanggapanya sangat baik sekali." pungkasnya

Sementara itu, Sarkawi, pemilik usaha pembuatan pakan klinci menuturkan, pakan buatanya brani diadu mutu dan kwalitasnya dengan pakan butan pabrik Nasional. Selain harganya paling murah, pakan butannya tersebut sangat ramah lingkungan serta teruji dapat membuat klinci menjadi cepat gemuk dan berkembang biak dengan maksimal.

"Pakan buatan saya brani di adu dengan pakan butan pabrikan mengenai mutu dan kwalitasnya, Selain harganya paling murah, Klinci yang mengkonsumsi pakan buatan saya justru pertumbuhanya lebih maksimal, kotoran serta air kencing klinci tidak ada baunya sama sekali. Sehingga tepat jika saya katakan ramah lingkungan " jelasnya

Dalam satu minggu ia hanya mampu membuat pakan sebanyak 2 ton, yang dipasarkan ke Luar Jawa dan sejumlah Daerah.

"Pemasaran baru ke komunitas pecinta klinci dan pembudidaya klinci. Namun ada juga pembeli yang dari Sumatra dan Kalimantan. Dalam 2 minggu saya hanya mampu membuat pakan sebanyak 2 ton saja, karena masih terkendala soal tenaga dan modal." imbuhnya

Menanggapi tawaran Pemerintah Desa Sarimulyo terkait usaha yang sudah ia rintis sejak awal untuk di jadikan BUMDes, justru ia sangat mengapresiasi tawaran pemerintah Desa Sarimulyo tersebut. Namun dengan komitmen yang mengelola usaha harus tetap dirinya, Sebab saat ini pakan butanya sudah mulai banyak peminatnya dan pemasaranya sudah merambah ke luar jawa.

"Saya senang jika usaha saya ini di masukkan ke BUMDes, harapannya dengan bekerja sama dengan pemerintah Desa Sarimulyo pakan klinci buatan saya ini dapat bersaing ditingkat Nasional sehingga dapat menyerap banyak tenaga kerja dan membawa Desa Sarimulyo menjadi lebih maju lagi." pungkasnya

No comments

Powered by Blogger.