Uji Coba Trotoar Pati, Penyandang Disabilitas Nyatakan Tak Layak

LINTASPATI.ISKNEWS.COM, Lintas Pati – Sejumlah penyandang disabilitas Bumi Mina Tani melangsungkan uji coba guiding block di trotoar sepanjang Jalan Pati – Kudus, tepatnya di depan Pasar Pragola, Kecamatan Margorejo, Pati, Senin (26-02-2018).

Mirisnya, kegiatan uji coba tersebut diprakarsai oleh para penyandang difabel sendiri. Mengingat, kegiatan yang semula direncanakan bakal didampingi oleh pihak Bidang Cipta Karya pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Pati itu, ternyata tidak hadir.

Diketahui, Kabid Cipta Karya yang membidangi pembuatan trotoar guiding block di Pati, saat gelaran uji coba tersebut tidak bisa dihubungi. Sehingga, lajur pembimbing difabel pada trotoar, terpaksa dilakukan sendiri oleh para penyandang disabilitas.

Ragil seorang penyadang tuna netra yang melakukan uji coba trotoar. (Jarot/ISKNEWS.COM)

Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Pati, Suratno menjelaskan, setelah dilakukan uji coba oleh penyandang tuna netra sebanyak dua orang dan seorang tuna daksa, guiding block trotoar di Pati dinyatakan belum ramah untuk difabel.

"Trotoar terlalu tinggi serta tidak ada pembatas, ditambah adanya anak tangga. Hal ini perlu dilakukan pembenahan,” ungkapnya.

Suratno menyayangkan, adanya pembuatan guiding block yang sebelumnya tidak berkoordinasi dengan para penyandang disabilitas. Sehingga, selain mubazir juga dapat mencelakakan difabel yang kebetulan menggunakan fasilitas tersebut.

“Inilah hasil pemangunan tanpa mengajak komunikasi dengan difabel, menurut saya kurang ramah untuk difabel," tuturnya.

Sementara itu, Penyadang Tuna Netra, Ragil yang melakukan uji coba trotoar, berharap kepada pemerintah supaya setiap trotoar yang ada jalan turunan diberikan tanda, supaya penguna jalan khususnya tuna netra tidak terperosok saat melalui.

"Tadi saya kaget setiap melalui jalan turunan, karena tidak diberikan tanda," keluhnya. (WJ/AM)

No comments

Powered by Blogger.