Transparan dan Musyawarah Kunci Pemdes Karangkonang Kelola DD

LINTASPATI.ISKNEWS.COM, Lintas Pati - Dengan merangkul seluruh elemen masyarakat dan transparan dalam penggunaan Dana Desa (DD). Pembangunan infrastruktur Desa Karangkonang, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, satu persatu mulai terselesaikan.

Tak hanya itu, dari awal dimulai Dana Desa (DD) tahun 2015 hingga sekarang, semua pembangunan infrastruktur dikerjakan secara swakelola dan mengutaman pemberdayaan masyarakat, sesuai dengan prinsip-prinsip DD.

Seperti pembangunan talut, jalan usaha tani, rabat beton dan pengaspalan jalan. Semua dikerjakan secara swakelola dan pemberdayaan masyarakat.

Kepala Desa Karangkonang, Anto : Kunci terpenting adalah, tranparan dalam pengelolaan anggaran dengan siapa saja, ajak semua elemen masyarakat untuk musyawarah . (Jarot/ISKNEWS.COM)

Kepala Desa Karangkonang, Anto menuturkan, untuk memajukan sebuah Desa menjadi lebih baik, cukup dengan memaksimalkan DD sebagaimana mestinya, serta mengutamakan seluruh lapisan masyarakat untuk berdiskusi dan menyampaikan aspirasi. 

"Kunci terpenting adalah, tranparan dalam pengelolaan anggaran dengan siapa saja, ajak semua elemen masyarakat untuk musyawarah dalam menentukan penggunaan anggaran, serta utamakan pemberdayaan masyarakat," ucapnya, (Selasa 20-02-2018).

Lebih lanjut, untuk DD tahun 2018 pihaknya masih fokus di sektor infrastruktur, melanjutkan progam di tahun sebelumnya. Jika infrastruktur sudah selesai semua, pihaknya baru beralih ke sektor pemberdayaan masyarakat di bidang ekonomi melalui BUMDes.

"Tahun ini ada sekitar 80 persen infastruktur yang harus kami kerjakan, melanjutkan progam sebelumnya. Dan, yang 20 persen lagi, kami arahkan ke BUMDes," imbuhnya.

Dengan terus-menerus mengajak komunikasi masyarakat, Kepala Desa Karangkonang mulai mencari cara inovatif untuk memajukan desanya di bidang ekonomi dengan mamanfaatkan BUMDes.

"BUMDes selama ini kami alokasikan untuk simpan pinjam, setiap satu tahan sekali kami lakukan pemeriksaan internal dan hasilnya cukup maksimal gak ada yang macet, justru dana di BUMDes kami sedikat berkembang," pungkasnya. (WJ/AM)

No comments

Powered by Blogger.