Satpol PP Pati Masih Dinilai Tidak Adil Menutup Karaoke

LINTASPATI.ISKNEWS.COM, Lintas Pati - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati, benar-benar melakukan penyegelan terhadap sejumlah karaoke yang ditengarai melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8/2013 tentang Kepariwisataan yang di dalamnya mengatur keberadaan karaoke.

Penyegelan yang dilakukan Kamis (15-02-2018) tersebut, masih dinilai tebang pilih oleh Perkumpulan Pengusaha Karaoke (Pusaka) Pati. Menurut Ketua Pusaka Pati, Zaenal Musafak, penutupan tempat karaoke harus adil. Hal itu perlu dilakukan agar tidak terjadi kecemburuan sosial antar pengusaha karaoke.

Petugas Satpol PP Pati memasang tanda penutupan di sebuah pintu masuk karaoke. (Ivan Nugraha/ISKNEWS.COM)

“Kemarin saat Satpol PP akan melakukan penutupan di kecamatan Margorejo. Para pekerja karaoke sama sekali tidak menghadang. Mereka hanya ingin menunjukkan bahwa ada tempat karaoke milik anggota DPR RI yang juga harus diperlakukan sama,” keluhnya saat ditemui di Kantor Pusaka, Sabtu (17-02-2018).

Ia menambahkan, ada sekitar 95 titik tempat hiburan karaoke di Kabupaten Pati. Namun tidak semuanya milik pengusaha dari Kabupaten Pati, melainkan juga banyak yang dari Kudus.

Meski demikian, Musafak mengapresiasi kinerja dari Satpol PP Pati. Namun pihaknya tetap berharap dalam pelaksanaan penutupan karaoke tidak ada tebang pilih.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Pati, Riyoso menambahkan, penutupan tempat karaoke sudah sesuai dengan perda nomor 8 tahun 2013.

“Ini adalah penegakan Perda, sehingga mau tidak mau harus ditegakkan,” tegasnya. (IN/AM)

No comments

Powered by Blogger.