Santri Tangkal Aktivitas Punk dan Narkoba Masuk Wilayah Margoyoso

LINTASPATI.ISKNEWS.COM, Lintas Pati - Di era perkembangan zaman, arus globalisasi dan perkembangan teknologi, membawa pengaruh yang signifikan. Banyaknya peredaran narkoba dan paham radikal serta gaya hidup melalui teknologi, menjadikan keresahan tersendiri bagi kalangan santri dan pengasuh pondok pesantren di wilayah Kajen, Kecamatan Margoyoso.

Untuk menangkal masuknya budaya negatif tersebut, para santri dan pengasuh pondok pesantren yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pondok Pesantren, melakukan pemasangan spanduk yang bertulis, “Anda Memasuki Kawasan Stiril, Anak-anak Punk, Kamtis, Reggae, Rock, Metal, Penyalahggunaan Obat-obatan dan Miras Di Titik-titik Strategis di Wilayah Kecamatan Margoyoso.”

Sorang santri Pondok Pesantren Matholi’ul Falah Kajen, M Royhan mengemukakan, dia setuju kalau ada pelarangan aktivitas anak punk di wilayah pondok pesantren, karena tidak sesuai dengan perilaku atau akhlak anak pesantren.

Salah satu santri dengan elemen masyarakat dan didampingi TNI/Polri, memasang spanduk di Perempatan Lampu Merah (Traffic Light) Desa Ngemplak Lor. (Warno/ISKNEWS.COM)

“Saya setuju dengan adanya larangan di sekitar pondok pesantren, adanya kegiatan atau aktivitas anak punk tersebut. Kalau menurut saya, karena tidak sesuai dengan perilaku anak pesantren, perilaku anak pesantren kan tidak seperti anak punk, kamtis, ataupun reggae, ” jelas saat ditemui di pesantrennya, Rabu (28-02-2018) siang.

Lanjut Royhan, namun tidak menutup kemungkinan, jika ada anak punk yang ingin belajar atau mondok. Diharapan pihak pondok pesantren untuk memberikan kesempatan.

“Tapi di pondok sendiri, kami berharap untuk membuka lebar-lebar untuk mereka yang mau berthobat, ataupun menuntut ilmu. Saya juga berharap, ada penanganan untuk anak punk yang lebih serius,” pungkasnya.

Diketahui, kegiatan ini dilakukan oleh santri, Forum Komunitas Pondok Pesantren Kajen, Forum Komunikasi Madrasah Sekolah, Anshor/Banser Margoyoso dan didukung oleh Polsek, Koramil dan Pemerintah Kecamatan Margoyoso. Setelah melakukan deklarasi di depan Kantor Kepala Desa Ngemplak Lor, Kecamatan Margoyoso. (WR/AM)

No comments

Powered by Blogger.