Pasca Penutupan Karaoke : Satpol Ancam Kerahkan Kekuatan Bagi yang Bandel

LINTASPATI.ISKNEWS.COM, Lintas Pati - Giat penegakan Peraturan Daerah (Perda) yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati pada Kamis lalu, berhasil menutup 11 dari 95 tempat karaoke yang ada di Bumi Mina Tani.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP, Riyoso menegaskan, akan terus melakukan pantauan dan pengawasan jika masih ada karaoke yang nekat beroperasi, tidak sesuai dengan ketentuan Perda.

Meski belum ada separuh dari jumlah tempat hiburan karaoke yang ditutup paksa karena melanggar Perda. Namun, Riyoso bertekat akan terus melakukan penegakan Perda nomor 8/2013 tersebut.

“Semoga saja dengan yang kami lakukan ini adalah jalan terbaik, sebagaimana yang kami harapkan. Selama Perda diperintahakan kami untuk menegakkan, tetap kami akan menegakkan tanpa tebang pilih,” terang Riyoso, Sabtu (17-02-2018).

Para pekerja salah satu karaoke menghalangi petugas saat akan menutup tempat hiburan tersebut, Kamis (15-02-2017).


Meski di satu sisi penegakan Perda itu, mendapat perlawanan dari para pengusaha dan pekerja karaoke, namun para petugas bergeming dan tetap melakukan penyegelan. Riyoso juga mengaku, akan melakukan tindakan tegas jika masih ada karaoke yang membandel.

“Kami lakukan pemantauan. Kami melakukan penyegelan, kalau mereka (pengusaha karaoke -red) tidak mengindahkan, maka kami akan mengerahkan baik itu personel dan kekuatan-kekuatan yang ada,” tukasnya.

Penutupan karaoke ini, imbuh Riyoso, memang merupakan tugas Satpol PP, namun hal ini juga menjadi tugas dan kewajiban seluruh aparat keamanan. Ia berharap adanya informasi dan dukungan dari masyarakat. Pasalnya, dengan dukungan dari masyarakat dan semua elemen akan semakin menguatkan langkah yang ia ambil.

“Kami berharap, masyarakat Pati mendukung penutupan karaoke ini. Tanpa ada dukungan semua pihak, penutupan karaoke menjadi sesuatu yang mustahil,” pungkas Riyoso. (IN/AM)

No comments

Powered by Blogger.