Limpasan Sungai Glonggong Banjiri Pemukiman Penduduk

LINTASPATI.ISKNEWS.COM, Lintas Pati - Tingginya intensitas hujan di Kabupaten Pati selama tiga hari ini, membuat sejumlah desa terendam banjir. Demikian halnya di Desa Glonggong, Kecamatan Jakenan. Sungai yang melintas di desa tersebut meluap hingga mengenangi rumah warga.

Sunandar, salah seorang warga Desa Glonggong, Kecamatan Jakenan mengatakan, banjir terjadi sejak semalam, Senin (05-01-2018). Hal seperti ini sering terjadi jika intensitas hujan tinggi, sehingga sungai tidak mampu menampung debit air.

“Pokoknya kalau ada hujan deras atau sifatnya berhari-hari, pasti Sungai Glonggong meluap. Sebab, kedalaman sungainya sudah tidak seberapa, paling hanya empat hingga enam meter saja,” ujarnya, Selasa (06-02-2018).


Kawasan Desa Glonggong ini, memang memiliki posisi tanah yang sedikit cekung, imbuh Sunandar. Bahkan, ketinggian jalan dan sungai justru lebih tinggi sungainya. Apabila sungai meluap, bisa dipastikan limpasan airnya akan membanjiri jalan dan perumahan penduduk.

“Ini baru permulaan. Nanti kalau sudah memasuki pertengahan Februari, biasanya intensitas hujan semakin tinggi dan di wilayah ini (Desa Glonggong -red) pasti terkena banjir,” imbuhnya.

Padahal Pemerintah Desa (Pemdes) selalu melakukan pengerukan sungai setiap musim kemarau. Tetapi pada saat musim hujan, sungai tetap tidak mampu menampung debit air yang datang. Pasalnya, aliran sungai itu tidak hanya berasal dari Desa Glonggong saja, tetapi juga dari Kecamatan Pucakwangi.

“Kalau di Pucakwangi hujan dan di sini juga hujan, pasti sungainya meluap hingga ke perkampungan warga,” tegasnya.

Hingga pagi ini, Selasa (06-02-2018) jalan utama Jakenan – Winong, tepatnya Barat jembatan Desa Glonggong sampai Desa Tambahmulyo masih digenangi air dengan ketinggian antara 30-60 cm. (IN/AM)

No comments

Powered by Blogger.