Hipnoterapi Bangun Mental Anak Hadapi Ujian

LINTASPATI.ISKNEWS.COM, Lintas Pati - Ratusan siswa MA Madarijul Huda Kembang mengikuti hipnoterapi jelang UN. Kegiatan tersebut dilakukan pihak sekolah dengan tujuan membekali ratusan siswa mereka yang duduk di tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) dengan metode hipnomotivasi. Sebagai pelatihan mental ketika menjalani ujian mendapatkan hasil maksimal.

"Kami memang sengaja mendatangkan motivator ke sekolah dalam rangka mempersiapkan kelulusan siswa. Karena pihak sekolah menganggap, bahwa siswa lulus tidak hanya dibekali kecerdasan ilmu pengetahuan saja. Tetapi juga harus dibarengi bekal kecerdasan spiritual. Total ada sekitar 128 siswa kelas XII yang mengikuti kegiatan ini. Sementara, di MTs tadi ada 170 siswa dari kelas IX yang jadi peserta," ujar Umi usai kegiatan, Senin (26-02-2017) siang.

Ratusan pelajar berbaring saat mengikuti hipno therapy di ruang kelas. (Warno/ISKNEWS.COM)

Menurutnya, meskipun tahun ajaran sekarang kelulusan siswa tidak ditentukan lagi oleh nilai UN, tetapi dari akumulasi nilai-nilai ujian sekolah dan UN. Namun, sekolah terutama para siswa tetap mempersiapkan diri dengan maksimal, baik secara materi pelajaran maupun mentalitas mereka menghadapi ujian akhir.

"Karena nilai UN masih menjadi standar untuk siswa meneruskan ke jenjang selanjutnya. Secara akademik siswa-siswi kami siap menghadapi UN nanti, tapi secara mentalitas kami tidak bisa memastikan. Karena tidak ada ukuran pasti kondisi mentalitas seseorang,” ujarnya.

Sementara, Muh Zain Fuadi, motivator hipnoterapi yang khusus didatangkan dari Kota Solo menyatakan, bahwa mentalitas seorang siswa dapat mempengaruhi hasil UN siswa tersebut. Kondisi psikis saat ujian seperti tegang, grogi, takut sama pengawas ujian, cemas nilainya jelek, akan menghilangkan fokus konsentrasi pada saat mengerjakan soal ujian.

"Sehingga siswa akan susah untuk menjawab soal tersebut. Padahal materi pelajaran sudah mereka kuasai yang pada akhirnya mereka mendapatkan nilai yang kecil. Saat kondisi psikis siswa tidak stabil diakibatkan emosi negatif, maka memori otak siswa tertutup. Sehingga mereka tidak bisa menjawab soal ujian,” kata Zain. (WR/AM)

No comments

Powered by Blogger.