DPRD Kabupaten Pati :Perda Karaoke Tidak Akan Direvisi

LINTASPATI.ISKNEWS.COM, Lintas Pati - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati tidak akan merevisi Perda No 8 Tahun 2013, terkait tempat hiburan karaoke. Meski sebelumnya, massa pengusaha karaoke melangsungkan unjuk rasa, Rabu (13-02-2018) lalu.

Hal itu ditegaskan anggota Komisi A DPRD Pati, Dedi Lesmana setelah mengikuti kegiatan penutupan karaoke yang diadakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pati, Selasa (20-02-2018) siang.

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan, berhembusnya isu terkait revisi perda tersebut, hanyalah kesalahpahaman saja. Sehingga perda yang sudah ada harus dijalankan sebagaimana mestinya.

Anggota Komisi A DPRD Pati, Dedi Lesmana (baju putih) turut mengawal penertiban karaoke yang dilakukan oleh Satpol PP. (Warno/ISKNEWS.COM)

“Tidak ada niat dan satupun dari kami (DPRD -red) untuk merevisi perda tersebut. Kemarin saya kira hanya salah memahami saja. Maka dari itu tetap akan kami tegakkan perda itu,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Satpol PP Kabupaten Pati, Riyoso menambahkan, dalam kegiatan penutupan tersebut, pihaknya juga melakukan pemantauan segel karaoke yang dirusak.

“Jika ada segel karaoke yang dirusak, kami akan proses secara hukum dengan ancaman hukuman paling lama 2 tahun penjara. Mengingat, hal itu melanggar Undang-undang Pasal 232,” tegasnya.

Diketahui, dalam kegiatan penutupan karaoke kali ini, Satpol PP sudah berhasil menyegel dan menutup 16 karaoke yang melanggar perda. (WR/AM)

No comments

Powered by Blogger.