Bupati Pati Beri Harapan Gaji Honorer Sesuai UMR

LINTASPATI.ISKNEWS.COM, Lintas Pati - Keberadaan tenaga honorer dinilai sangat berjasa oleh Bupati Pati, Haryanto. Pasalnya, jika tidak ada para tenaga honorer maka pemerintahan dalam hal ini pelayanan di Kabupaten Pati tidak bisa berjalan dengan baik.

Haryanto menyampaikan apresiasinya itu, saat bertatap muka dengan para guru dan tenaga honorer pendidikan, di aula gedung PGRI Pati dalam acara Rapat Dengar Pendapat (RDP) Empat Pilar MPR-RI yang dihadiri Ketua Komisi X DPR RI, Djoko Udjianto, Kamis (22-02-2018).

Salah seorang guru honorer di SD Plukaran, Gembong, Rudi Cahyono dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, jika belum ada kenaikan gaji bagi tenaga honorer. Ia juga berharap agar para tenaga honorer K2 di Pati bisa diusulkan menjadi pegawai negeri.

Bupati Pati, Haryanto mengapresiasi keberadaan tenaga honorer, Kamis (22-02-2018). (Ivan Ngraha/ISKNEWS.COM)

“Gaji yang kami terima masih jauh dari UMR. Pokoknya kami ini serba kekurangan, padahal tuntutan kerja semakin berat. Belum lagi ribetnya ngurus SPJ (Surat Pertanggungjawaban -red). Harapan kami, pemerintah bisa menyesuaikan gaji kami, para honorer, minimal sesuai besarnya UMR Kabupaten Pati,” harap Rudi yang juga Ketua Forum K2 Kabupaten Pati.

Menanggapi keluhan tersebut, Haryanto mengatakan, akan berusaha meningkatkan kesejahteraan para guru honorer. Ia membenarkan, jika pada dua tahun lalu gaji para tenaga honorer hanya sebesar Rp 200 ribu per bulan. Namun untuk tahun ini, gaji mereka dinaikkan menjadi Rp 750 ribu per bulan.

“Alhamdulillah, sudah kami naikkan dari Rp 200 ribu menjadi menjadi Rp 750 ribu perbulan. Tapi kami akan berjuang terus agar nantinya bisa sesuai dengan UMR,” terang Haryanto.

Sementara, Ketua Komisi X DPR RI, Djoko Udjianto juga berjanji akan ikut memperjuangkan kenaikan gaji para tenaga pendidik. (IN/AM)

No comments

Powered by Blogger.