Warga Gruduk Balai Desa Tegalharjo Pertanyakan Transparansi APBDes

LINTASPATI.ISKNEWS.COM, Lintas Pati - Merasa ada kejanggalan terkait penggunaan APBDes oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Tegalharjo, Kecamatan Trangkil, puluhan warga menyambangi Kantor Balai Desa Tegalharjo untuk meminta penjelasan Kepala Desa Tegalharjo, Pandoyo.

Sayangnya, keinginan warga untuk meminta transparansi penggunaan dana kepada penguasa tersebut tak berbuah manis. Mengingat, sang Kades sedang tidak berada di tempat dan berada di Pati Kota. Dalam kedatangannya, masyarakat Desa Tegalharjo hanya ditemui sejumlah perangkat desa.


“Kedatangan kami tidak aneh-aneh kok, hanya untuk meminta salinan dokumen APBDes sejak tahun 2015 hingga sekaran ini, itu saja,” ungkap perwakilan warga, Muhammad Sabiq, Rabu (03/01/2018) saat ditemui di lokasi.

Dia mengutarakan, permintaan salinan APBDes itu berangkat dari kegelisahan warga. Pasalnya, meski ada banyak suntikan dana semisal Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD), tidak ada perubahan yang signifikan di daerah setempat.

“Ada banyak dana yang masuk ke desa, tetapi sejauh ini tidak ada perubahan yang signifikan di desa, terutama dalam hal pembangunan,” terangnya.

Sabiq menambahkan, “Contoh yang paling riil adalah pembangunan jalan di desa kami. Sampai saat ini hampir seluruh jalan, kondisinya rusak, ada juga yang rusak parah. Padahal, setiap tahun pemdes mendapatkan DD dan ADD, lalu uang itu dikemanakan.”

Bahkan, lanjut dia, dalam pembahasan RAPBDes yang sepatutnya melibatkan masyarakat. Pemdes terkesan menutupi dengan tidak melibatkan warga dalam transparansi hal tersebut.

Sementara itu, Kaur Keuangan Desa Tegalharjo, Ahmad Safi`i yang menyambut kedatangan warga mengatakan, sementara ini pihaknya belum berani memberikan salinan APBDes kepada masyarakat.

Pasalnya, dia harus menunggu persetujuan terlebih dahulu dari Kepala Desa. Meski begitu, pihaknya berjanji akan menyampaikan permintaan warga kepada Kepala Desa.

“Tadi Pak Kades sudah kami hubungi. Katanya, Jumat (05/01/2018) besok beliau akan menemui warga sehubungan hal itu,” terangnya.

No comments

Powered by Blogger.