Wali Murid SD Wedusan Mulai Ajukan Pindah

LINTASPATI.ISKNEWS.COM, Lintas Pati – Tercatat tiga wali murid SD Wedusan, Kecamatan Dukuhseti, hingga Senin (29-01-2018) kemarin, mengajukan pindah sekolah bagi anak mereka. Hal itu menyusul tidak adanya respon dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati, yang dianggap tetap memaksakan kebijakan mutasi kepala sekolah. Padahal mayoritas wali murid menolak kepala sekolah yang baru, Pramono, bertugas di SD Wedusan.

Salah satu wali murid, Sulkan menegaskan, tetap melarang anaknya masuk sekolah. Meski diakui, ia sangat berat dengan kondisi itu lantaran anaknya sudah lama tidak mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Namun, hal itu tetap ia lakukan jika kepala SD Wedusan tetap dijabat kepala sekolah baru.


"Apabila dalam sebulan tidak ada perubahan kepsek baru, maka terpaksa akan memindahkan anak saya ke sekolah lain. Meski jaraknya relatif lebih jauh jika dibandingkan jarak tempuh ke SD," tegasnya.

Dijelaskan, sebagian besar para wali siswa, termasuk Sulkan pernah merasakan menjadi murid Pramono, yang sekarang menjadi Kepala SD Wedusan. Ketika diajar Pramono itulah, dirasa banyak kekurangan hingga mereka merasakan trauma.

"Kami tidak ingin hal itu dirasakan anak kami. Walaupun sedih karena anak-anak harus mogok sekolah, tapi lebih sedih lagi kalau anak kami sekolah tapi kepseknya orang tersebut,” tambahnya.

Guru SD Wedusan, Sukarlan, membenarkan adanya pengajuan surat pindah sekolah tersebut. Menurutnya, hingga saat ini sudah ada tiga wali murid yang mengajukan pindah sekolah. Namun, pihaknya belum bisa menindaklanjuti, mengingat kepsek yang baru tidak hadir di sekolah.

"Hari ini (Senin, 29-01-2018) Pak Pramono tidak hadir di sekolah, jadi surat kepindahan siswa belum bisa ditandatangani. Setahu saya sudah ada tiga wali murid yang mengajukan," jelasnya. (IN/AM)

No comments

Powered by Blogger.