Ratusan Rumah Di Kecamatan Batangan Terendam Banjir

LINTASPATI.ISKNEWS.COM, Lintas Pati - Ratusan rumah di sejumlah desa di Kecamatan Batangan, Pati, diterjang banjir akibat tingginya curah hujan di Bumi Mina Tani, Sabtu (06/01/2018). Meski ketinggian air mencapai 70 sentimeter, warga enggan mengungsi.

Sontak saja, aktifitas keseharian warga terganggun karena banjir. Adanya bencana alam itu, Mapolsek Batangan sebagai garda terdepan serta pengayom masyarakat, dikerahkan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana tersebut.


Rinciannya, Desa Ngening hampir 90 persen wilayahnya terendam air dengan ketinggian air antara 20 - 60 sentimeter. Dan jumlah rumah yang kemasukan air banjir kurang lebih 250 rumah dengan ketinggian air di dalam rumah antara 10 - 20 sentimeter.

Sementara, di Dukuh Mambung, Desa Raci khususnya di RT 02/RW 04 dan RT 03/RW 04 ketinggian air mencapai 40 sentimeter. Jumlah rumah yang kemasukan air banjir kurang lebih 25 rumah, dengan ketinggian air didalam rumah antara 5 - 10 sentimeter.

Sedangkan, Desa Ketitang Wetan khususnya di RT 01/RW 02, RT 02/RW 02, Jalan Desa depan SDN Ketitang Wetan sampai dengan Balai Desa, ketinggian air mencapai antara 30 -70 sentimeter. Dan, jumlah rumah yang kemasukan air kurang lebih 75 rumah dengan ketinggian air di dalam rumah antara 10 - 25 sentimeter.

“Tidak hanya itu, limpahan air banjir juga sampai di Jalan Desa Karang Juwana - Desa Kuniran, Batangan turut Desa Ngening dan Desa Bulumulyo, dengan ketinggian air sampai dengan 50 sentimeter,” beber Kapolres Pati, AKBP Maulana Hamdan melalui Kapolsek Batangan, AKP Endah Setianingsih.


Banjir tersebut, lanjut dia, disebabkan tingginya curah hujan yang terjadi di wilayah Kecamatan Jaken dan Jakenan, yang airnya mengalir di Sungai Gandam dimana melintas di Desa Ketintang Wetan, Kecamatan Batangan, Pati.

“Karena kondisi tanggul jelek dan debit air di sungai banyak, mengakibatkan tanggul sungai di Desa Ketintang Wetan, beberapa titik tanggul yang jebol sehingga air membuncah dan meluber ke jalan, sawah dan pemukiman warga,” terangnya.

AKP Endah menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kades dan BNPB Pati, untuk antisipasi bila diperlukan evakuasi. Selain itu, pihaknya juga membantu masyarakat untuk penyelamatan barang barang berharga, hewan ternak dan anak-anak kecil.

“Kami bersama masyarakat kerja bakti membuat pengaman jalan, agar air tidak meluap di Jalan Pantura Batangan. Juga, mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas untuk membantu warga dalam penanganan banjir,” tandasnya.

No comments

Powered by Blogger.