Firman Subagyo Serahkan 120 Alat Pertanian

LINTASPATI.ISKNEWS.COM, Lintas Pati - Firman Subagyo Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar bersama Dinas Pertanian Kabupaten Pati dan Bupati Pati Haryanto, memberikan 120 alat pertanian untuk kelompok tani di Pati.

Bantuan Alat Pertanian tersebut berupa 51 unit traktor roda dua, 10 traktor roda, pompa air sebanyak 51 unit dan delapan mesin tanam. Diserahkan di Halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Pati, Sabtu (27-01-2018) siang.

Adanya bantuan tersebut diharapkan, dapat digunakan dengan baik oleh para petani. Untuk meningkatkan hasil panen dan mengurangi beban biaya produksi pertanian. Sehingga petani dapat meningkatkan kesejahteraannya.

Dalam kesempatan itu, Firman menyarakan kepada kelompok tani untuk belajar mekanik, terutama terkait mesin-mesin pertanian. Sehingga, jika ada kerusakan mesin bisa segera dibenahi dan tidak mengganggu saat digunakan kembali.


"Kedepan setelah dipakai mesin akan mengalami kerusakan, supaya bisa memperbaiki sendiri, sangatlah penting petani lokal untuk belajar mekanik atau mempunyai kemampuan untuk memperbaiki," tambahnya.

Alasanya, " Jika mengandalkan mekanik dari luar terus, nanti ongkos reparasinya mahal. Harus ada petani yang bisa memperbaiki mesin-mesin pertanian ini, agar kedepannya bisa lebih enak dan tidak repot.”

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pati, Muchtar Efendi mengatakan, bantuan tersebut sebenarnya merupakan program tahun 2017 lalu. Hanya saja, dahulu masih ada beberapa masalah, baik dari tingkat petani maupun distributor, sehingga alat pertanian baru bisa di berikan hari ini (27-01-2018).

“Ada beberapa kelompok tani yang secara administrasi masih kurang. Selain itu, pengiriman barang juga tidak bisa secara langsung, tetapi dilakukan secara bertahap. Ditambah lagi dengan mesin yang harus dirangkai ulang, sehingga membutuhkan waktu lama,” ungkapnya.

Dia juga meminta agar bantuan alat pertanian tersebut digunakan sebagaimana mestinya. Sebab, inspektorak akan turun langsung untuk memeriksa kegunannya, apakah sudah tepat sasaran ataukah belum.

“Jadi, kami minta alat ini benar-benar dimanfaatkan, jangan sampai disewakan ke kelompok lain, apalagi sampai dijual, karena itu tidak diperbolehkan,” pungkasnya. (WR/AM)

No comments

Powered by Blogger.