Dinilai Ganggu Kenyamanan, PKL Juwana Ditata Ulang

LINTASPATI.ISKNEWS.COM, Lintas Pati – Sekitar 120 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang membuka lapak di sekitar Alun-alun Juwana, Pati, sepakat mendukung program penataan Kota Juwana, termasuk alun-alun. Kesepakatan tersebut disampaikan di hadapan Camat Juwana, Teguh Widiyatmoko, dalam kegiatan sosialisasi yang berlangsung di Aula Kecamatan setempat, Selasa (23-01-2018) kemarin.

Keberadaan PKL di sekitar Alun-alun Juwana, oleh masyarakat sekitar dianggap mulai mengganggu kenyaman. Terutama bagi warga yang akan melaksanakan ibadah di Masjid yang terletak di sekitar lokasi tersebut. Menanggapi keluhan masyarakat itu, akhirnya pihak kecamatan dan Satpol PP dan Polsek Juwana memandang perlu untuk dilakukan penataan ulang.

Terkait hal itu, Sekretaris Satpol PP Kabupaten Pati, Hadi Santoso, saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengaduan warga. Masih penuturan Hadi, dengan kondisi seperti itu, dipandang perlu dilakukan penataan dan pendataan ulang PKL yang ada di kompleks Alun-alun Juwana.


“Masyarakat sudah merasa tidak nyaman. Jadi kami akan melakukan penataan secepatnya, sehingga wajah Kota Juwana ini lebih tertib dan indah,” ujar Hadi.

Salah satu langkahnya, menurut Camat Juwana, Teguh Widiyatmoko, membuatkan tenda untuk PKL dengan ukuran 4 x 3 meter. Namun untuk yang berjualan nasi, akan diukur ulang. Selain itu, imbuhnya, para PKL sudah sepakat untuk membuka lapak dagangannya mulai pukul 17.00 sampai 03.00 WIB. Dengan kesepakatan tersebut, tidak ada lagi PKL yang membuka lapak seperti biasa pukul 15.00 WIB.

“Ini sudah menjadi kesepakatan para PKL, jadi tidak bisa ditawar lagi. Kalau mereka tertib, kami tidak perlu mengoyak-ngoyak PKL seperti biasanya,” terang Teguh.

Penataan dan pendataan ini diantaranya meliputi tanda daftar usaha, sehingga PKL lama tidak merasa dirugikan. Khusus untuk hari Minggu, PKL diarahkan di sebelah Utara alun-alun, sehingga tidak menggangu masyarakat yang akan berolahraga. (IN/AM)

No comments

Powered by Blogger.