Diintai Banjir, TNI Dan Warga Benahi Tanggul Sungai Widodaren Yang Ambrol

LINTASPATI.ISKNEWS.COM, Lintas Pati - Tingginya intensitas hujan menyebabkan Sungai Widodaren tidak mampu menampung limpahan debit air. Imbasnya, baru-baru ini tanggul sungai yang terletak di Desa Ketitangwetan, Kecamatan Batangan, Pati itu jebol dan airnya meluber.

Menanggapi hal tersebut, TNI AD dan warga bahu membahu untuk memperbaiki tanggul Sungai Widodaren yang jebol tersebut. Mengingat, jika dibiarkan berlarut kondisi tersebut dapat mengancam keselamatan masyarakat dan ternak.


“Sebelumnya hujan deras mengguyur Kecamatan Jaken dan Batangan, sehingga sungai ini tak mampu menampung luapan air bah, adapun tanggul yang jebol berukuran 6 x 3 meter,” terang Dandim 0718/Pati, Letkol Arm Arief Darmawan melalui Danramil 15/Batangan, Kapten Inf Mujima, Selasa (02/01/2017) sore.

Akibat jebolnya tanggul, lanjut dia, mengakibatkan lahan pertanian warga mengalami kerusakan hebat. Tidak hanya itu, luberan air bah juga merangsek pemukiman warga dengan ketinggian setinggi lutut orang dewasa.

“Kekhawatiran warga apabila tidak segera diperbaiki, maka akan berpengaruh pada tanaman padi masyarakat Desa Ketitangwetan dan sekitarnya,” jelasnya.


Selain itu, karena masih tingginya intensitas hujan di Bumi Mina Tani, masyarakat diresahkan adanya banjir susulan. Berangkat dari sana, jajaran Makodim 0718/Pati berinisiatif segera memperbaiki tanggul yang rusak itu.

“Untuk mencegah bertambah lebarnya tanggul Sungai Widodaren yang jebol ini, Babinsa Desa Ketitangwetan Sertu Rohadi berkoordinasi kepada Kepala Desa setempat Suwignyo, untuk mengerahkan masyarakat setempat untuk segera memperbaiki tanggul tersebut dengan mengisi tanah ke dalam karung,” sebutnya.

Ditambahkan, pengangkutan sak yang berisi tanah menggunakan motor warga masyarakat Desa Ketitangwetan, Lokasi tanggul yang jebol jauh dari pengisian tanah ke sak karung kurang lebih 300 meter, sehingga untuk mengangkut karung yang berisikan tanah memakan waktu yang cukup lama.

Sementara itu, Kades Ketitangwetan, Suwignyo mengungkapkan, Sungai Widodaren ini sering kali pada musim hujan airnya meluber ke area sawah, dan ini perlu dilakukan penormalisasian. Sehingga, pada musim hujan warga masyarakat tidak khawatir akan terjadinya bajir yang diakibatkan jebolnya tanggul tersebut.

“Kami mengucapkan banyak-banyak terima kasih atas kerja samanya dengan anggota Koramil 15/Batangan. Semoga dengan adanya kerja bakti ini dapat memotivasi masyarakat kami dan untuk saling bekerja sama dalam berbagai hal, dan dapat menjalin tali silaturahmi yang erat antara warga dan TNI agar tercipta hubungan kekeluargaan yang harmonis,” ucapnya.

No comments

Powered by Blogger.