40 Persen Sekolah Di Jawa Tengah Tidak Layak

LINTASPATI.ISKNEWS.COM, Lintas Pati - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah mengungkapkan, sebanyak 40 persen sekolah dan madrasah swasta di Jawa Tengah memprihatinkan. Bahkan, banyak diantara sekolah yang minim memiliki Sarana dan Prasarana (Sarpras) yang memadai.

"Ada sekitar 40 persen sekolah dan madrasah swasta di Jateng kondisinya rusak. Baik rusak parah, sedang, maupun ringan," ungkap Anggota DPRD Jawa Tengah, Muh Zen saat bertandang di Kabupaten Pati, Selasa (02/01/2018).


Lanjutnya, kerusakan tersebut seperti gedung sekolah yang kurang layak, serta media belajar dan mengajar pendukung. Padahal, sekolah merupakan satu-satunya tempat untuk menimba ilmu generasi penerus bangsa.

“Tidak sedikit sekolah atau madrasah yang belum memiliki fasilitas layak, ini sangat disayangnkan,” katanya.

Bahkan, Zen mengaku sering mendapat keluhan sejumlah sekolah karena kekurangan sarpras. Contohnya saja komputer, banyak sekolah di Jawa Tengah yang kekurangan media pembelajaran yang saat ini digembar-gemborkan untuk menunjang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk SMA/SMK sederajat.

"Kalau mau mutunya baik, ya sarpras harus ideal. Sekolah atau madrasah yang tidak memiliki sarpras layak, tentu kesulitan untuk menyesuaikan standar mutu," terang Ketua Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI) Jawa Tengah itu.

No comments

Powered by Blogger.